KANTOR PERWAKILAN DAERAH

PROVINSI PAPUA BARAT

2000px-West_Papua_Province_Emblem.svg

SUSUNAN ORGANISASI DAN RINCIAN TUGAS

Susunan Organisasi Kantor Perwakilan Daerah Provinsi Papua Barat ditetapkan dengan Peraturan Gubernur Papua Barat Nomor 30 Tahun 2009 tentang Rincian Tugas dan  Tata Kerja Kantor Perwakilan Daerah Provinsi Papua Barat yang menyebutkan bahwa:

Kantor Perwakilan Daerah terdiri dari:

  1. Kepala Kantor;
  2. Sub Bagian Tata Usaha;
  3. Seksi Hubungan Antar Lembaga;
  4. Seksi Promosi dan Informasi;
  5. Seksi Pembinaan Masyarakat Daerah;
  6. Kelompok Jabatan Fungsional.

A. Kepala Kantor
Kepala kantor perwakilan daerah mempunyai rincian tugas sebagai berikut:

  1. Menetapkan rencana dan program kerja;
  2. Menyelenggarakan koordinasi penetapan kebijakan teknis penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di lingkungan perwakilan daerah;
  3. Mengkoordinasikan kegiatan di Kantor Perwakilan Daerah dengan instansi/ lembaga terkait untuk mendapatkan kesamaan persepsi agar terjalin kerjasama dalam pelaksanaan tugas;
  4. Mengkoordinasikan bawahan agar terjalin kerja sama dalam pelaksanaan tugas;
  5. Mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya;
  6. Mengarahkan dan memberi petunjuk kepada bawahan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan;
  7. Membina bawahan untuk meningkatkan kualitas dan kemampuannya dalam melaksanakan tugas;
  8. Mengevaluasi hasil pekerjaan tugas bawahan sebagai bahan pembinaan karier yangbersangkutan, di antaranya memberi penilaian DP3;
  9. Melaksanakan pembinaan umum di Kantor Perwakilan Daerah Provinsi Papua barat berdasarkan kebijakan teknis yang ditetpkan dalam peraturan perundang-undangan dan kondisi objektif daerah untuk meningkatkan kemajuan Kantor Perwakilan Daerah;
  10. Memeriksa, memperbaiki, dan menandatangani , menetapkan surat-surat laporan, ijin, rekomendasi, dan naskah dinas lainnya yang diproses oleh Kantor Perwakilan Daerah sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya;
  11. Mengikuti rapat, pertemuan, seminar, dengar pendapat dalam sidang DPRD Provinsi Papua Barat untuk memberikan tanggapan atau penjelasan mengenai erkembangan pelaksanaan tugas yang dilaksanakan Kantor Pereakilan Daerah;
  12. Mengajukan saran dan pertimbangan kepada Gubernur Papua Barat yang menyangkut kebijakan teknis Kantor Perwakilan Daerah sesuai dengan permasalahan untuk mendapat keputusan;
  13. Membuat laporan hasil pelaksanaan tugas kepada Gubernur papua Barat secara periodik sebagai bahan pertanggungjawaban;
  14. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

B. Sub Bagian Tata usaha

  1. Sub Bagian Tata Usaha mempunyai fungsi menyusun rencana dan kegiatan kerja, melakukan pembinaan ketatausahaan, umum, kepegawaian, keuangan, membagi tugas, memberi petunjuk, mengarahkan, mengendalikan, mengkoordinasikan, memeriksa, memantau mengevaluasi, serta melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Kantor Perwakilan Daerah.
  2. Untukmelaksanakan fungsi tersebut, Sub Bagian Tata Usaha mempunyai rincian tugas sebagai berikut:
    1. Menyusun rencana dan program;
    2. Mengumpulkan dan menganalisis data kegiatan agar mendapatkan data yang akurat;
    3. Mendistribusikan tugas kepada bawahan di lingkungan Sub Bagian Tata Usaha;
    4. Memberikan petunjuk dan arahan kepada bawahan di lingkungan Sub Bagian Tata Usaha;
    5. Mengevaluasi hasil kerja bawahan di lingkungan Sub Bagian Tata Usaha sebagai bahan pembinaan karier yang bersangkutan, di antaranya memberi penilaian DP3;
    6. Memberi telaahan staf untuk diajukan kepada atasan sesuai bidang tugasnya;
    7. Memeriksa dan membetulkan konsep naskah dinas yang berkaitn dengan penyusunan rencana dan progrm, keuangan, kepegawaian, dan umum untuk diajukan kepada Kepala kantor Perwakilan Daerah;
    8. Mengoreksi dan memberi paraf koordinasi atas tata naskah dinas yang dikelola di lingkungan Kantor Perwakilan Daerah untuk diajukan kepada atasan;
    9. Melaksanakan koordinasi dengan unit-unit kerja di lingkungan Kantor Perwakilan Daerah agar pelaksanaan kegiatan ketatausahaan dapat berjalan dengan baik dan lancar;
    10. Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan penyusunan program kerja, perencanaan keuangan,kepegawaian, dan umum sbagai bahan masukan dalam penyusunan rencana dan program selanjutnya;
    11. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kepala Kantor Perwakilan Daerah secara periodik sebagai bahan pertanggungjawaban;
    12. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

C. Seksi Hubungan Antar Lembaga

  1. Seksi Hubungan Antar Lembaga mempunyai fungsi menganalisis dan melaksanaan pembinaan teknis, penyusunan kegiatan, penyiapan pedoman penyelenggaraan Seksi Hubungan Antar Lembaga.
  2. Untukmelaksanakan fungsi tersebut, Seksi Hubungan Antar Lembaga mempunyai rincian tugas sebagai berikut:
  3. Menyusun rencana dan program kerja;
  4. Mengumpulkan dan menganalisis data pelaksanaan kegiatan hubungan antar lembaga;
  5. Melaksanakan kegiatan Seksi Hubungan Antar Lembaga;
  6. Melaksanakan kerja sama dengan instansi terkait dalam rangka pembinaan Seksi Hubungan Antar Lembaga;
  7. Menyusun rencana kerja dan pelaksanaan kegiatan hubungan antar lembaga;
  8. Menyiapkan data dan informasi secara lengkap sebagai bahan koordinasi bagi organisasi pemerintah dan swasta yang mempunyai program kerja terkait;
  9. Menyusun pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan kegiatan Seksi Hubungan Antar Lembaga;
  10. Menyusun rencana dan langkah-langkah pembinaan Seksi Hubungan Antar Lembaga;
  11. Memberi petunjuk dan bimbingan teknis kepada bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  12. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pembinaan dan pengembangan karier, di antaranya memberi penilaian DP3.
  13. Memberi telaahan staf untuk diajukan kepada atasan sesuai bidang tugasnya;
  14. Melakukan kerja sama dengan Seksi Promosi dan Informasi serta Seksi Pembinaan Masyarakat Daerah;
  15. Menyusun laporan Seksi berdasarkan hasil yang telah dicapai sebagai bahan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;
  16. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

D. Seksi Promosi dan Informasi

  1. Seksi Promosi dan Informasi mempunyai fungsi menganalisis dan melaksanaan pembinaan teknis, penyusunan kegiatan, penyiapan pedoman penyelenggaraan Seksi Promosi dan Informasi.
  2. Untukmelaksanakan fungsi tersebut, Seksi Promosi dan Informasi mempunyai rincian tugas sebagai berikut:
    1. Menyusun rencana dan program kerja;
    2. Mengumpulkan dan menganalisis data pelaksanaan kegiatan promosi dan informasi;
    3. Melaksanakan kegiatan Seksi Promosi dan Informasi;
    4. Melaksanakan kerja sama dengan instansi terkait dalam rangka pembinaan Seksi Promosi dan Informasi;
    5. Menyusun rencana kerja dan pelaksanaan kegiatan promosi dan informasi;
    6. Menyiapkan data dan informasi secara lengkap sebagai bahan koordinasi bagi organisasi pemerintah dan swasta yang mempunyai program kerja terkait;
    7. Menyusun pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan kegiatan Seksi Promosi dan Informasi;
    8. Menyusun rencana dan langkah-langkah pembinaan Seksi Promosi dan Informasi;
    9. Memberi petunjuk dan bimbingan teknis kepada bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    10. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pembinaan dan pengembangan karier, di antaranya memberi penilaian DP3.
    11. Memberi telaahan staf untuk diajukan kepada atasan sesuai bidang tugasnya;
    12. Melakukan kerja sama dengan Seksi Hubungan Antar Lembaga serta Seksi Pembinaan Masyarakat Daerah;
    13. Menyusun laporan Seksi berdasarkan hasil yang telah dicapai sebagai bahan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;
    14. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

E. Seksi Pembinaan Masyarakat Daerah

  1. Seksi Pembinaan Masyarakat Daerah mempunyai fungsi menganalisis dan melaksanaan pembinaan teknis, penyusunan kegiatan, penyiapan pedoman penyelenggaraan Seksi Pembinaan Masyarakat Daerah.
  2. Untuk melaksanakan fungsi tersebut, Seksi Pembinaan Masyarakat Daerah mempunyai rincian tugas sebagai berikut:
    1. Menyusun rencana dan program kerja;
    2. Mengumpulkan dan menganalisis data pelaksanaan kegiatan pembinaan masyarakat daerah;
    3. Melaksanakan kegiatan Seksi Pembinaan Masyarakat Daerah;
    4. Melaksanakan kerja sama dengan instansi terkait dalam rangka pembinaan Seksi Pembinaan Masyarakat Daerah;
    5. Menyusun rencana kerja dan pelaksanaan kegiatan pembinaan masyarakat daerah;
    6. Menyiapkan data dan informasi secara lengkap sebagai bahan koordinasi bagi organisasi pemerintah dan swasta yang mempunyai program kerja terkait;
    7. Menyusun pedoman dan petunjuk teknis penyelenggaraan kegiatan Seksi Pembinaan Masyarakat Daerah;
    8. Menyusun rencana dan langkah-langkah pembinaan Seksi Pembinaan Masyarakat Daerah;
    9. Memberi petunjuk dan bimbingan teknis kepada bawahan untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    10. Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pembinaan dan pengembangan karier, di antaranya memberi penilaian DP3.
    11. Memberi telaahan staf untuk diajukan kepada atasan sesuai bidang tugasnya;
    12. Melakukan kerja sama dengan Seksi Hubungan Antar Lembaga serta Seksi Promosi dan Informasi;
    13. Menyusun laporan Seksi berdasarkan hasil yang telah dicapai sebagai bahan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas;

Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.